Dalam perjalanan ke Purbalingga aku mampir ke Candi Gedoeng Songo yang dibangun di dataran tinggi Gunung Ungaran.
Dinamakan gedoeng songo karena bercandi sembilan, jadi dinamakan gedoeng songo karena bahasa jawanya sembilan adalah songo.
Candi Gedoeng Songo dibangun dengan bahan dasar batu , di dalam candi itu lembab, ada juga ukiran ukiran batu di temboknya, ada yang di tengahnya ada mejannya ada juga yang tidak, tapi kesembilan candi ada sebagian candi yang sudah runtuh, jadinya kalau kita berkunjung kesana hanya tiga kawasan yang bisa di kunjungi tapi urutannya : candi 2 lalu ke sumber air panas, candi ke 5 setelah itu ke candi 3, jika kita jalan kaki untuk menuju candi candi itu pastinya kita capek jadi kita bisa menyewa kuda untuk naik ke sana supaya tidak capek.
Banyak orang yang berkunjung kesana tidak pernah tutup, untuk tiket masuk 5000, lalu paket naik kuda keliling 50.000 untuk 1 kuda dan 1 pembimbing. Bila kita tidak jadi juga tidak membayar.
Udaranya disana udaranya cukup dingin kalau siang udaranya panas, tapi anginnya besar.
Di dekat sumber air panas ada kolam renang air panas, air panasnya mengandung belerang, banyak pengunjung yang menyempatkan mandi disana, air panas yang mengandung belerang ini bisa menghilangkan kotoran di tubuh dan menyembuhkan penyakit kulit.
Disana ada taman bermain , arena out bound, villa yang disewakan untuk umum, arena camping dan pasar oleh oleh dan toko souvenir.
Pemandangan di sana indah sekali, karena dari atas, kita bisa melihat Rawa Pening Ambarawa dari kejauhan.
ejauhan.



